Laman

Minggu, 11 Oktober 2015

Lebah dan lalat.


Seekor lebah terbang mencari sekuntum bunga yang tengah merekah tanpa lelah, meskipun  lelah ia akan tetap terbang karena ia gak bisa naik ojek...sayang. Dia gak terbang berlama-lama untuk menemukan sekuntum bunga, sekejap saja kaki-kaki mungilnya telah mendarat di kelopak bunga yang tengah merekah indah. Nah tau kan apa yang selanjutnya dilakukan sang lebah? Apa?! Gak tau? Makanya jangan bolos pas pelajaran biologi! Bolosnya pas jam istirahat aja.

Sementara itu seekor lalat terbang dengan gontai kesana-kemari setelah baru saja kena semprot racun serangga bermerk Polygon, eh, itu merk sepeda. Ya itulah maksud gue yang ada gon-gonnya itu lho merknya, gue gak boleh nulis merk disini, gak dibayar soalnya. Tak butuh waktu lama untuk si lalat menemukan seonggok kotoran dan  ‘menikmatinya’.

Kenapa lebah cepat menemukan bunga?

Kenapa lalat cepat menemukan kotoran?

Kalo seekor lalat ada di sebuah tempat seluas ribuan hektar yang penuh bunga berwarna-warni nan indah dan wangi, apa yang akan dia lakukan? Ya, dia akan tetap mencari kotoran dan sama sekali gak tertarik dengan bunga-bunga yang terhampar bak permadani.

Gimana kalo lebah ada di TPA bantar gebang? ngapain? Belajar baca Iqro? Bukan! TPA ini bukan Taman Pendidikan Al Qur’an tapi Tempat Pembuangan Akhir, alias terminalnya sampah. Sampah apa aja dan dari mana aja dikumpulin disitu, sampah basah, sampah kering, sampah rumah tangga, komplit. Sampah serapah doang yang gak ada. eh maap.

Tempat penuh bunga berwarna-warni nan indah dan wangi akan menjadi surga bagi lebah, tapi neraka bagi lalat. Begitupun Tempat Pembuangan Akhir merupakan surga bagi lalat namun neraka bagi lebah.

Kenapa lebah sangat suka bunga?

Kenapa lalat sangat suka kotoran?

Karena naluri lebah untuk mencari bunga sedangkan naluri lalat adalah mencari kotoran.
Sama seperti kita, apakah kita lebih tertarik dengan kebaikan yang terdapat dari orang-orang disekitar kita atau keburukan mereka? Ya, semua orang memiliki kebaikan ataupun keburukan masing-masing namun mana yang lebih mudah kita temukan? Kita lebih tertarik sama kebaikan atau keburukan seeorang?

Jika kita seperti lebah yang menghasilkan madu, betapa bermanfaatnya kita karena orang-orang sekitar kita akan mencicipi manis dan faedahnya. Tapi jika kita seperti lalat, maka kuman yang kita tebarkan akan mencelakai diri sendiri dan orang lain. 

Kalo kita punya temen yang dikit-dikit ngomongnya gak jauh-jauh dari gosip, permusuhan, ngejelek-jelekin orang lain atau sering ngeluh. Dikit-dikit ngomong "Ih si anu gajinya kecil bisa beli mobil pasti korupsi...", "Si anu jadi manager pasti gara-gara jago ngejilat pak boss..." atau "Kok anu gue kecil ya...?"

Semprot aja make racun serangga merk Polygon!



Rabu, 29 April 2015

Kreatifitas itu sebuah kebiasaan, bukan bakat!

Courtesy of wallpaper-kid.com

Di sela-sela kesibukan gue yang sangat padat dari mulai syuting film, pemotretan, fashion show, launching album, menghadiri undangan makan malem bareng Jokowi di Istana Negara hingga dikejar-kejar massa gara-gara ketauan nyopet. Gue masih berusaha menyempatkan waktu untuk membaca sebuah buku dan tentunya beberapa majalah khusus dewasa di akhir pekan kemarin, nah oleh karena itu perkenanlah gue ngebahas buku yang kemarin gue baca dan mari kita segera akhiri opening yang sangat tidak penting ini...

Yoris Sebastian menjadi GM Hard Rock cafe termuda di Asia saat berusia 26 tahun (GM termuda kedua di dunia) dan seorang praktisi kreatif yang memenangkan International Young Creative Entrepreneur of The Year awards 2006 dari British Council di London. Bukunya yang berjudul “OMG : Creative Junkies” adalah buku yang gue coba bahas sekarang dan gue rekomendasiin untuk kalian baca juga tentunya. 

Sering banget gue denger kalimat kaya gini “Ah lu sih enak, emang dasarnya lu orangnya kreatif...”, “Ngiri gue sama lu bro, kok lu kreatif banget ya...”, “Kok bisa ya lu ganteng banget gitu?”. Ok, skip kalimat yang ketiga, tapi emang ada yang ngomong gitu ke gue kok sebelum mereka bilang mau minjem duit ke gue. Banyak orang yang berfikir kalo kreatifitas tuh bakat dan sesuatu yang udah dikasih oleh sang Maha Pencipta langsung pas kita lahir, NO! Menurut gue kreatifitas adalah sesuatu yang bisa kita latih dan tumbuhkan, kenapa begitu? Ya karena gue belum pernah denger ada bayi baru ‘brojol’ langsung bikin origami atau graffiti, hehehe...becanda. 

Ok, langsung aja ya...gimana cara melatih dan menumbuhkan kreatifitas dalam diri kita menurut buku yang gue baca ini, nih!

A. START YOUR CREATIVE HABIT.
Kalau orang lain bisa kreatif, kenapa kita tidak? Caranya, mulailah dengan creative habit, kebiasaan yang kreatif. Mulailah membiasakan diri untuk kreatif dalam setiap hal, selalu thinking out of the box, lebih oke kalo bisa thinking without the box, berfikir di luar kebiasaan. Ketika seseorang menjadikan kreatifitas sebagai sebuah kebiasaan dengan kata lain membiasakan diri untuk kreatif maka ia aka menjadi pribadi yang kreatif sehingga siapapun bisa mengatakan “Saya juga bisa kreatif!”. Sebagai orang yang kreatif kita harus berbeda dengan orang lain tetapi perbedaan tersebut harus disertai alasan yang tepat. Don’t just be different, be different by reason. 

Contohlah Superman, kurang kreatif apa dia make celana dalem diluar? Errrr...ya gak gitu juga sih. Gak keren juga, apalagi kalo kendor dan bolong-bolong. *ngebayangin*

B. BREAK YOUR ROUTINE.
Rutinitas adalah sebuah kata yang perlu diminimalkan oleh mereka yang ingin kreatif, kenapa? Karena rutinitas seringkali membuat kita kesulitan memunculkan ide-ide baru, bayangkan kita bangun setiap hari di jam yang kurang lebih sama, baca koran yang sama, di kantor ketemu orang yang sama, terus besok mengulang rutinitas yang sama. Gitu aja terus sampe Indro Warkop rambutnya gondrong dan di gimbal deh.

Otak manusia itu seperti karet, ketika ditiup dia mengembang, ketika dilepas dia mengempis lagi seperti semula. Ya kaya dompet lah ya, abis gajian dia mengembang terus seminggu kemudian mengempis lagi seperti semula. *nangis* 
Otak yang dijejali hal-hal rutin setiap harinya tidak akan bisa berkembang tapi saat otak dimasuki hal-hal baru yang memerlukan daya imajinasi dan kreatifitas, maka syaraf otak akan terasah dengan optimal. Kecerdasan pun meningkat dan pikiran menjadi fresh.

Untuk menjadi kreatif lakukanlah sesuatu yang baru, caranya gampang, gak perlulah yang tinggal di Depok berangkat kerja ke Sudirman biasanya naik motor tiba-tiba jalan kaki ke kantor, saat bekerja pilihlah prosedur kerja yang berbeda namun masih sesuai peraturan yang berlaku. Sekali-kali ubahlah suasana meja kerja anda, ubah tata letak buku atau file yang ada, ubah rekan kerja dan boss anda...eh, jangan deh, itu mah pindah kerja. Etapi ya terserah sih. Berganti style berpakaian bisa di coba lho, yang biasanya make pakaian warna kalem bisa diganti dengan yang warnanya terang benderang, pasangin lampu neon gitu atau menemukan teman-teman baru bisa sangat membantu. Bisa juga biasanya makan siang ditempat langganan sekarang eksplore tempat makan lain yang berbeda-beda. Biasanya makan make sendok makan sekarang makan make sendok semen. Nah, dengan begini perlahan kita akan menemukan cara sendiri untuk kreatif.

C. NORMAL IS NOT GOOD.
Disadari atau tidak, dunia ini dikuasai oleh orang-orang ‘abnormal’, yaitu orang-orang yang mau mendobrak kebiasaan lama yang berlaku secara umum di masyarakat untuk menjadi lebih maju. Sebuah perusahaan besar bernama Disney, secara regular melakukan jadwal untuk memakai kostum karakter kartun Disney untuk para petingginya secara bergantian dan langsung turun ke lapangan untuk mendengar langsung komentar dari para pengunjung Disney. Para eksekutif ini juga bisa melihat langsung bagaimana pelayanan yang diberikan oleh staf Disney tanpa keberadaan mereka diketahui, maklum jadwal mereka sangat dirahasiakan. Sekarang siapa yang tidak ingin ke Disney World? Lihat juga kantor-kantor perusahaan luar biasa yang memimpin pasar di dunia seperti Facebook, Google atau Microsoft. Jauh dari kata normal. Normal bisa diartikan rata-rata, abnormal bisa jadi jauh diatas rata-rata. 

Jadi??? Siap untuk menjadi lebih kreatif? Coba deh lakuin tiga hal diatas sering-sering. Ciao.

Selasa, 14 April 2015

Minggu, 05 April 2015

I hate you...


Merujuk pada KBBI kata benci berarti sangat tidak suka, sedangkan membenci berarti merasa sangat tidak suka (tidak menyukai). Nah, menurut gue benci itu mungkin ibarat sebuah aplikasi pada sebuah smartphone yang udah ada ‘dari sananya’ atau udah ‘settingan pabrik’ alias default dan setiap orang yang lahir dunia dapet aplikasi ini. Mungkin benci ini awalnya adalah perasaan tidak suka yang masing-masing individu memperlakukannya berbeda-beda, seperti yang gue tulis kalo diibaratkan aplikasi di smartphone maka ada yang mengupgrade aplikasi ‘perasaan tidak suka’ ini terus menerus hingga menjadi ‘Benci’ versi terbaru, kalo disamakan dengan sistem operasi android mungkin bencinya ini udah versi 5.0 alias Lollipop. Namun ada juga yang tidak memperdulikan aplikasi ‘Benci’ ini dan sangat jarang dipake hingga mungkin gak tau cara makenya. Hmmm...ada gak ya orang kaya gitu sekarang?
Sekarang gue mo ngebahas kenapa sih kita membenci sesuatu? Tapi gue persempit dengan kenapa sih kita membenci seseorang? Karena ngomongin sesuatu terlalu luas, bisa lingkungan, bisa benda mati dan bisa apapun. Well, why we hate somebody? Ok, fasten your seatbelt and check this out!

1)     What you are.
I hate you because what you are...alasan pertama orang membenci orang lain adalah karena orang tersebut, apa adanya orang tersebut. Errr...gini gue jelasin, mudah-mudahan penjelasan gue dapat dipahami. Setiap orang terlahir unik, beda-beda, bermacam-macam. Ada yang berkulit hitam ada pula yang berkulit putih, ada yang bermata besar ada pula yang bermata irit, ada yang berambut lurus tapi ada yang punya rambut gak bisa dilurusin. Emangnya ada yang benci orang berkulit hitam? Ada. Meskipun orang yang berkulit hitam itu gak melakukan apa-apa? Ada. Atau mungkin meski orang tersebut melakukan kebaikan tetap dibenci? Ada. Mereka banyak terdapat di dunia ini, ada yang menunjukan terang-terangan kalo mereka membenci namun ada pula yang membenci secara diam-diam. Rasis. Sifat rasis adalah salah satu bentuk kebencian tipe pertama ini, siapa yang gak kenal Nelson Mandela? Ada yang benci Nelson Mandela? Ada. Alasannya? Ya karena dia berkulit hitam. Udah itu aja. Gak ada alasan lain. Kenapa? Karena memang gak ada hal lain yang bisa dijadikan alasan untuk benci Nelson Mandela. Dia pejuang persamaan hak, pejuang anti apharteid, anti diskriminasi. Ketika ia dibebaskan dari penjara lalu menjadi pemimpin Afrika Selatan, orang-orang yang berjuang bersamanya mendesak agar Nelson Mandela melakukan ‘balas dendam’ terhadap orang-orang berkulit putih atas penindasan berabad-abad yang dilakukan terhadap orang-orang berkulit hitam. Tapi Nelson Mandela menolaknya dan bahkan menjamin keselamatan dan kehidupan orang-orang kulit putih yang bahkan pernah memenjarakan dan merenggut kebebasannya. Rasis tidak hanya terhadap orang-orang berkulit hitam, ada pula yang terhadap orang-orang berkulit kuning (Asia/China) maupun terhadap orang yang berbeda dengan diri si pembenci.

Ini alasan paling bodoh untuk membenci seseorang, membenci karena apa yang ada pada diri orang tersebut. Ada cewek yang benci cewek lain karena cewek itu lebih cantik, meski cewek cantik itu gak melakukan apa-apa atau bahkan gak pernah kenal atau merugikan cewek yang membencinya itu. Aneh ya? Tapi ya begitulah faktanya.

2)    What you do.
Ini alasan membenci yang rasional, membenci karena apa yang dilakukan orang tersebut. Siapa yang benci dengan orang yang merokok se-enaknya ditempat umum, ditengah anak kecil dan gak peduli orang-orang sekitarnya? Siapapun yang merokok se-enaknya maka kita benci, gak perduli dia berkulit hitam, kulit putih ataupun kulit belang. Jelas kan?

Kita tidak benci orang berkulit hitam, kulit putih atau berkulit belang. Tapi ketika orang berkulit hitam, kulit putih atau berkulit belang ini melakukan tindakan kejahatan, merugikan orang lain bahkan membunuh maka muncullah kebencian kita atas apa yang dilakukannya. Kita tidak membenci teman kita tapi ketika dia menipu banyak orang apalagi membawa-bawa nama kita hingga menghancurkan reputasi kita, maka rasa benci mulai muncul. Kita memberi kepercayaan lalu dikhianati, maka rasa benci mulai muncul. I hate you for what you do...

Kalo gue pikir-pikir kayanya gue benci orang karena apa yang dia lakukan deh, karena alasan ke-dua. Kalo orang benci orang lain karena alasan pertama seperti warna kulit, tampilan fisik atau agamanya menurut gue tuh orang pasti sakit jiwa deh. Begitupun kalo ada orang yang tidak membenci orang lain yang melakukan diskriminasi, pembersihan etnis, penindasan terhadap orang-orang lemah, ataupun penipuan publik. Please hate wisely... J

Minggu, 22 Maret 2015

Selamat Ulang Tahun kakak Alden...

Hari ini empat tahun yang lalu, ayah menemani bunda mu di ruang persalinan. Sangat sulit untuk menggambarkan perasaan ayah  pada saat itu, ada rasa cemas, takut, penasaran, pasrah, senang dan entah perasaan apalagi, oh iya...rasa sakit! Karena selama proses kelahiran mu tidak henti-hentinya bunda mencakar tangan dan menjambak rambut ayah mu ini yang hanya bisa pasrah sambil terus berdo’a. Bunda sudah mulai kontraksi dan merasakan mulas yang sangat selepas Ashar.  Keringat, teriakan dan tentu saja cakaran sudah menghiasi sore itu. Ayah sama sekali tidak bisa merasakan sakit yang bunda rasakan, tapi ayah yakin perjuangan bunda untuk melahirkanmu sangat amat luar biasa. Seandainya kamu ada disana, ayah yakin kamu akan paham mengapa surga ada di telapak kaki bunda mu nak. J

Bunda mulai kehabisan tenaga, nafasnya sudah terengah-engah tanpa irama, baju yang di pakai bunda telah basah kuyup oleh keringat, jambakannya dirambut ayah mulai melemah, instruksi dokter untuk ‘mendorongmu’ hampir tidak mampu lagi dilakukan. Entahlah, tiba-tiba terdengar adzan Maghrib menggema dan bunda dengan sisa-sisa tenaganya ‘mendorong’ mu sambil berteriak lirih mengucapkan “Allahu akbar...” dokter beserta suster dengan sigap segera menarikmu. Ayah melihat tubuh kecilmu yang diselimuti oleh entah apa itu seperti selaput tipis dan basah diangkat oleh dokter dengan posisi kepala dibawah, engkau tak bereaksi nak, diam tak bergerak.....Ayah yakin kamu diam karena speechless kan punya ayah setampan ini? Hayooo ngaku!!! Hingga akhirnya bu dokter menepuk bokongmu dengan agak keras barulah kami mendengar tangismu yang lantang seperti suara adzan yang masih berkumandang. Setelah dibersihkan ala kadarnya bu dokter menaruh mu dalam pelukan bunda. Ayah mencium bunda dan kamu lalu melangkah keluar ruangan, akung yang dari tadi menunggu diluar menghampiri ayah, lalu ayah memeluk akung sambil menangis. Kaya di film-film gitu...Alhamdulillah. Bahagia, lega, sangat bersyukur. Allah SWT menitipkan bidadari kecil ke ayah dan bunda.
Alden Syafina Kridowibowo adalah nama yang kami berikan kepadamu nak, nama yang juga berarti do’a agar kamu menjadi “Pelindung yang cendikia serta berwibawa dalam tingkah laku”. Nama yang juga akan menjadi kewajiban kami untuk mewujudkannya dengan mendidikmu nak.

Seketika hidup kami berubah drastis, kamu menangis dan bangun tengah malam, kembali tertidur menjelang subuh. Ayah jadi merasa tidak betah dikantor dan ingin selalu ada disampingmu, pengen cepet-cepet pulang untuk segera sampai dirumah dan bisa menciummu. Menyenangkan sekali! Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun. Engkau mulai tengkurep, merangkak, berdiri, berjalan, berlari dan memanjat lemari...mulai senang ngajak main berantem-beranteman sama ayah. Kini kamu sudah memiliki adik yang bisa kamu ajak main, Muhammad Tsaqif Kridowibowo. Yang sering juga kamu jailin. J

Hari ini kamu sudah berusia 4 tahun nak, gak terasa. Ayah mo ngasih sesuatu buat kamu, sesuatu yang mungkin saat ini berupa ‘biji’ dan Insya Allah kelak akan tumbuh dan besar menjadi ‘Pohon besar yang rindang, teduh dan berbuah banyak’ sehingga tidak hanya menyejukan namun mampu menjadi peneduh dan bermanfaat bagi orang banyak.

Alden Apparel, brand pakaian eksklusif. Insya Allah bisa lebih besar dari Peter Says Denim lima tahun lagi atau lebih cepat. J

Lihat logonya, silakan hitung berapa jumlah bulir padinya? Jumlah ikatan simpulnya? Jumlah bunga kapasnya? Yang jika kamu rangkai akan membentuk tanggal lahir mu nak. Insya Allah nak, ini akan bermanfaat dan mensejahterakan banyak orang, sebagaimana padi dan kapas.

Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.

Selamat ulang tahun yang ke-4 sayangku. Semoga menjadi putri shalihah. Ayah, bunda dan de’ Aqif sayang banget sama kakak Ald.

Sabtu, 21 Maret 2015

Wiz Khalifa-Work Hard Play Hard.

Video klipnya disini, klik aja. :)

Work hard, play hard
Work hard, play hard
Work hard, play hard
Work hard, play hard
Work, work, work, work
Work, work, work, work

[Verse 1]
Diamonds all on my ring nigga
Gold watches, gold chain nigga
Hundred thou' on champagne nigga
Yeah my money insane nigga
Yeah I'm making it rain nigga
But I was just on the plane nigga
Buying gear, flying here
Fuck what you heard, it’s my time of year
If I'm in the club, I get a hundred stacks
I'm always rolling up so I get love for that
Them niggas stole my swag but I don't want it back
My nigga uh! I was on this, but now I'm onto that
You see it in my closet before it's on the rack
Was out there in Hawaii, now I'm goin' back
My nigga uh! I got so much money I should start a bank
So much paper right in front of me it's hard to think
Buy so many bottles it's gon' be hard to drink
But I'm still pourin' up and my family here and they rolling up so uh!

[Hook (x2)]
The bigger the bill, the harder you ball
Well I'm throwing mine, cause my money long
The quicker you here, the faster you go
That's why where I come from the only thing we know is

Work hard, play hard
Work hard, play hard
Work hard, play hard
Work hard, play hard
Work, work, work, work
Work, work, work, work

[Verse 2]
Hop your pretty ass up in this fucking car
Bitch I'm out this world, girl you know I'm a star
Used to buying rounds but now we buy the bar
Last year they had to ask now they know who we are
Boss shit, walk in the building, I own shit
You can tell by who I'm on the phone with
Yeah nigga talking about grown shit
Niggas too busy jacking my swag
Need to fuck around, get your own shit
Get your own cars, get your own clothes
Get your own smoke, get your own bitch
You ain't reppin' my gang, get your own clique

[Hook (x2)]
The bigger the bill, the harder you ball
Well I'm throwing mine, cause my money long
The quicker you here, the faster you go
That's why where I come from the only thing we know is

[Verse 3]
Go hard
Make sure you do whatever is that you gotta do, that's your job
And niggas gon' hate but that's no prob'
So hey fuck 'em don't need nothing from 'em
Some niggas talking but the shit they claiming don't mean nothing
It's straight from Cali, that's what's in my joint that's what I'm puffin', OG
And been one since I was young enough to know that everybody was gonna know me
Most niggas don't see

[Hook (x2)]
The bigger the bill, the harder you ball
Well I'm throwing mine, cause my money long
The quicker you here, the faster you go
That's why where I come from the only thing we know is

Work hard, play hard
Work hard, play hard
Work hard, play hard
Work hard, play hard

Minggu, 01 Maret 2015

Menikmati Kemacetan.


Coba sebutkan satu kata yang mewakili lalu lintas kota Jakarta, yup gue yakin banget kita semua sepakat menyebut kata...macet! Macet udah jadi hal yang menakutkan bagi para pengguna jalan di Jakarta terutama pada jam-jam sibuk berangkat dan pulang ngantor, apalagi kalo ditambah hujan, beuh lengkaplah sudah. Banyak cara dilakukan biar enggak terjebak macet diperjalanan, dari berangkat lebih pagi sampai ada yang bela-belain nginep di kantor. Yang nginep di kantor sih alesan sebenarnya mungkin di usir sama ibu kost gara-gara 3 bulan gak bayar uang kost atau rumahnya kebanjiran dengan ketinggian air mencapai sebetis...sebetis patung pancoran! Ada juga yang biar gak terjebak macet dia hapus semua foto-foto mantan di HP, unfriend mantan di facebook, unfollow akun twitter dan instagram mantan. Eh, maap. Itu mah biar gak terjebak nostalgia bukan biar gak terjebak macet...aduh kurang fokus nih gue.

Tapi gimana kalo udah melakukan bermacam cara biar gak kejebak macet etapi tetep aja terjebak macet? Kan kejebak macet tuh ngeselin banget, ya biarpun gak lebih ngeselin daripada kejebak masa lalu sih. Menurut gue sih ya udah, nikmati aja kemacetan. Daripada lu ngomel-ngomel karena macet, toh lu ngomel-ngomel kan gak bikin macetnya hilang. Yang ada malah lu jadi stress! Nah, gimana cara nikmatin kemacetan ketika lu lagi berkendara, ya let’s say lu lagi naik motor lah ya. Nih gue coba bagi cara gue nikmatin kemacetan ya, gak penting-penting banget sih tapi kan namanya juga berbagi, siapa tau bermanfaat...iya gak?

1.    Dengerin Musik.
Ada yang bilang dengerin musik sambil mengendarai motor tuh berbahaya, karena akan memecah konsentrasi dan lu jadi kurang merhatiin lingkungan sekitar saat berkendara. Menurut gue sih ya tergantung, kalo lu lagi ngendarain motor meskipun dengan kecepatan rendah atau pas macet terus dengerin musik dangdut lewat earphone sambil goyang gergaji diatas jok motor, atau dengerin lagunya David Guetta sambil bergaya seakan-akan lu lagi ditengah rave party dan mengangkat kedua tangan terus teriak “Put your hands up...” ya itu sih gila namanya. Bahaya! Tapi kalo cuma dengerin musik dengan volume secukupnya dan lu masih bisa denger klakson bis transjakarta di belakang lu yang jalurnya lu langgar ya gapapa lah menurut gue, tapi tetep hati-hati ya.

Gue sendiri sih dengerin musik pas naik motor tuh cuma mo ngelancarin bahasa Inggris gue doang sih, terutama pronounciation-nya. Jadi gue tau cara menyebutkan “Nefer main ail fain samwan laik yuuuu...ai wis nating bet te bes for yuuuu...” dengan baik dan benar layaknya orang Inggris. Lumayanlah, sekarang gue kalo ngomong sama orang Inggris dia selalu garuk-garuk kepala.

2.    Cari yang ‘enak dilihat’.
Pada saat terjebak macet, gue sering banget dapet ‘bonus’ berupa didepan gue ada tukang ojek yang lagi boncengin atau nganterin mbak-mbak kantoran yang cakep terus make rok mini. Udah gitu putih dan mulus pula, apanya? Ya helmnya lah...hehehe, kaya ga tau aja. Alhamdulillah rejeki anak sholeh. Kalo kaya gini sih macetnya sampe besok gue ikhlas nih.

Kalo nemu yang kaya gini pantang buat gue mendahului si tukang ojek, kadang karena se-arah perjalanan jadi gak sengaja gue ikutin. Dia ke kanan, gue ke kanan. Dia ke kiri, gue ke kiri. Sampe dia ditilang polisi gue minta ditilang juga sama pak polisinya. Pokoknya gue ikutin terus, tau-tau nyampe Tanjung Priuk...padahal gue kerja di Sudirman. Pfffttt....

Untung gak nyampe planet Mars, gue gak tau jalan pulang.

3.    Perhatikan sekitar.
Terkadang saat terjebak macet terus HP lagi lowbatt dan gak ada mbak-mbak cakep pake rok mini diatas jok tukang ojek, gue senang celingak-celinguk memperhatikan sekitar dan cukup sering gue menemukan hal-hal cukup unik. Seperti, orang naik motor Suzuki tapi make jaket bertuliskan Yamaha dan helmnya tercetak merk Honda, jangan-jangan celana dalemnya bermerk Vespa? Ada juga yang naik motor trus make helm kegedean, hmmm...kalo tuh helm ada antenanya pasti kaya teletubbies. Ada yang cuma memakai pakaian dalem di mobil, setelah gue perhatiin...ewww ternyata cowok. Etapi sexy juga tuh cowok cyiiiinnn....

Tapiiiiiii....ini nih yang paling keren, gue pernah kesel banget pas terjebak macet, udah macetnya parah banget ada kali 10 menit gak bergerak sama sekali, berisik denger suara sirene dari mobil polisi yang bercampur suara klakson dari kendaraan orang-orang yang gak sabar bersahut-sahutan terus udah gitu matahari lagi ngasih diskon 70%, eh maap. Matahari lagi bersinar lucu-lucunya sampe bikin keringetan. Gue menggerutu gak karuan make bahasa Ingris, Jerman, Perancis sampe bahasa planet Saturnus meskipun gue gak ngerti artinya. Terus gak sengaja, gue ngeliat ke spion motor gue dan gue ngeliat sesuatu yang bikin gue TERKEJUT!!! Di spion motor gue, gue ngeliat mukanya Keanu Reeves!!! Eh salah, itu muka gue sendiri ternyata, emang mirip Keanu Reeves sih...

Ulang ya, serius nih! Terus gak sengaja, gue ngeliat ke spion motor gue dan gue ngeliat sesuatu yang bikin gue TERKEJUT!!! Berjarak satu motor dibelakang sebelah kanan gue, ada seorang bapak-bapak mengendarai motor yang telah di modifikasi menjadi motor beroda tiga. Tau artinya? Ya, bapak-bapak ini seorang difabel. Ada dua alat bantu berjalan yang ditaruh di motornya. Dan ketika gue perhatikan lebih seksama, bapak-bapak ini sedang tenang dan fokus membaca sesuatu ditangannya. Tiba-tiba rasa ingin tau gue sampai pada titik tertingginya, bahasa Chinanya kepo akut. Gue gak lagi ngeliatin dari spion tapi langsung nengok kebelakang sambil buka kaca helm dan.....ternyata bapak itu sedang MEMBACA AL-QUR’AN.

Speechles....
Shock....
Berasa kaya di cium sama Pevita Pearce...

Gue ngeluh, ngegerundel, misuh-misuh gara-gara macet. Sementara itu ada orang lain dalam kondisi yang sama melakukan hal yang jauuuuuuhhhhh lebih bermanfaat, hal yang gak kepikiran sama sekali gue lakukan pas terjebak macet.

“Terdapat tanda-tanda bagi mereka yang berfikir...”

Tiba-tiba gue ngerasa sangat bersyukur terjebak macet pada saat itu.

Padahal gue udah mau BBM Doraemon biar dipinjemin Baling-baling bambu.

Sabtu, 17 Januari 2015